“Mayoritas Namun Tak Berkualitas” Penulis: Aziz Muhammad – UPI (Pendidikan Teknik 2017 | UKDM PT 33)

Apa yang diharapkan manusia sekarang kebanyakan hanya euforia belaka. .

Berharap terbanyak dari segala lawan nya

Berharap mempunyai banyak dukungan dari para pengikutnya. .

Berkumpul, hanya untuk bersenang dan dipuji

Berhimpun, jadi ajang atasan beralasan kaderisasi

Dilema, ..

Ingin bersatu berkuantitas

Tapi cara memojokan dengan cara yang tak berkualitas

Cara kolot tak semestinya dipakai di zaman bontot

Kelak yang usang akan terabaikan, bahkan terlindas

Mereka semua yang mengatas namakan kaum sosial

Memandang kami yang mempunyai kotak dunia yg menyala sebagai kaum milenial

Kaum gadget

Kaum menunduk

Kaum tanpa sosial

Sementara mereka tak sadar,

bahwa disaku para pengaku aliran kolot,

Menyala kotak kecil dunia, dari zaman kami juga

Pelik, mereka bilang ..

Bahwa tak ada cara yang benar. .

Satu satu nya yang dirasakan hanyalah mengubah tupoksi kami

Menjadi manusia berjiwa program kerja

Bukan manusia bercita rasa semangat kerja. .

Jikalau hanya mengejar kuantitas Silahkan saja

Tapi tanpa sadar, mereka semua yang bangga akan jumlah nya,

akan sadar bahwa mereka tak rupanya hanya menjadi dan menjadikan kami berupa buih- buih di lautan. .

Banyak tapi tak terasa. ..

Muhammad Aziz Bandung. @azizzmhmd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *