Notulensi Hana’s Course 1 “Time Management For Life Management”

Waktu             : Kamis, 28 Maret 2019

Pemateri 1       : Dyantie Nurazizah

“Aku pernah bersama dengan orang-orang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.” – Imam Syafi’i

Melihat dari 10 ciri Muslim ideal, salah satunya adalah pandai mengatur waktu, juga jika kita merujuk pengibaratan Imam Syafi’ yang mengatakan bahwa “waktu laksana pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ia yang akan menebasmu”, maksudnya adalah waktu laksana pedang, jika kita tidak bisa memanfaatkannya, maka waktu sendiri yang akan ‘memotong’ kita karena telah menyianyiakannya.

Ada sebuah strategi yang dapat kita gunakan untuk mengatur waktu kita, apa itu?

S-M-A-R-T

S – Specific: usahakan kegiatan kita itu spesifik, ngapain, dimana, dengan siapa, dll;

M – Measureable: dapat diukur, misal satu jam, setengah jam, dll;

A – Attainabe: dapat dicapai;

R – Relevant: sesuaikan dengan kemampuan;

T – Timely: tepat waktu.

Sebelum mulai pakai strategi ini yang paling penting adalah NIAT, dan buat analisis prioritas (penting mendesak, tidak penting mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting tidak mendesak), serta latihan untuk berkata TIDAK jika ada godaan-godaan yang nampaknya bisa membuat kita melalaikan waktu kita.

Dan jangan lupa untuk..

Beri limit atau batas, mau mengerjakan suatu kegiatan sampai mana;

ISTIRAHAT, harus ya;

 

Time management by dyantie :

  1. Write everything
  2. Set goals correctly (specific, measurable, attainable, timely)
  3. Prioritize wisely
Penting-Darurat Penting-Tidak Mendesak
Tidak penting-Darurat Tidak penting-tidak mendesak
  1. Leam how to say “no”
  2. Set a time limit to complete the task
  3. Take a breath
  4. Reword your self (penghargaan untuk diri sendiri setelah berhasil melaksanakan sebuah kegiatan.)
  5. Dopamine dressing (pakai baju yang bagus dan nyaman agar lebih semangat)
  6. Stretching(peregangan biar ga tegang)
  7. Find inspiration (yang bisa bikin semangat untuk menjadikan diri lebih baik lagi.contoh:Aida Azlin/Sarina Iskandar)
  8. Stack your self and be an organizing warrior

 

Pemateri 2       : Nispia Asya’bani

Ada hadits favorit Nispia, disitu dikatakan bahwa ada dua kenikmatan yang sering dilupakan, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.

Selain itu, kalau kita sidik-sidik, waktu itu memiliki beberapa karakteristik loh, apa sajakah?

  1. Cepat habis;
  2. Kalau habis ga akan kembali dan gabisa diganti; dan
  3. Waktu merupakan modal terbaik bagi manusia.

Betul tidak?

Nah, metode yang digunakan Nispia untuk management waktu Nispia beri nama sebagai “Metode diluar Nalar bersama Al-Qur’an”, bagaimana kah metodenya? Ini dia..

  • Yakin pada prioritas utama; ketika memprioritaskan Allah misal, maka Allah bantu untuk menjalankan agenda kita;
  • Alokasikan waktu lebih banyak ke prioritas utama itu;
  • Punya jadwal tetap harian;
  • Menulis jadwal setelah sholat subuh (kondisional);
  • Fokus dengan daftar yang telah dibuat.

Tips-tips mengatur waktu dari Nispia:

  • Pakai gadget hanya di 3 waktu (pagi, siang, malam)
  • Menonton hanya di 2 wakti (pagi dan malam)
  • Batasi waktu bermain (misal 2x sepekan)

Rekomendasi aplikasi: yawme (untuk memantau amalan harian, ada rangkingnya juga lho~)

Kenapa sih harus me-manage waktu kita?

Yuk kenali fungsi dan manfaat dari management waktu:

Dengan me-manage waktu kita, kita akan merasakan..

  • Tugas jadi tertata rapi;
  • Disiplin diri jadi terlatih;
  • Semua urusan jadi lebih cepat; serta
  • Menjadikan kita lebih bertanggung jawab

Tapi otak tuh suka baru encer menjelang deadline(,

Sekali-dua kali masih wajar ya..

Tapi kalau keterusan dan management waktunya jadi buruk

Bisa jadi gini loh..

  • Penumpukan tugas;
  • Hasil tidak memuaskan; dan bahkan
  • Menjadikan diri kita malas.

Yuk manage waktu kita dengan baik dan mulai berani untuk bermimpi besar!

 

Ada PR nih dari Nispia:

  1. Buat impian terbesarmu (Tulis!);
  2. Tepel tulisannya di dinding kamar (atau tempat-tempat yang sering kita datangi atau lihat);
  3. Ambil kesempatan dan lakukan yang terbaik; lalu
  4. Lihat keajaiban yang terjadi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *