“The Secret of Isra’ Mi’raj for One Ummah” Oleh Ustadz Rizki Aminullah

NOTULENSI KAJIAN ONLINE (K-ON)

“The Secret of Isra’ Mi’raj for One Ummah”

Sabtu, 30 Maret 2019

Oleh Ustadz Rizki Aminullah

Yang namanya rahasia itu memiliki sifat tersembunyi. Sehingga jika kita bicara isra’ mi’raj dalam aspek yang nampak terlihat, maka itu belum disebut tersembunyi. Apalagi jika kita kaitkan dengan tema kajian malam ini yang ada hubungannya dengan kesatuan ummat.

Saya akan membagi 2 bahasan kajian malam ini :

  1. Rahasia isra’ mi’raj untuk diri sendiri
  2. Rahasia isra’ mi’raj yang berhubungan langsung dengan peristiwa isra’ mi’raj
  • isra’ mi’raj adalah hiburan bagi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pasca ditinggal oleh orang-orang terkasih.
  • Rasulullah adalah pemimpin para nabi.

Hal ini tersirat dari peristiwa rasulullah menjadi imam sholat dari ruh para nabi-nabi terdahulu.

  • Islam itu agama fitrah. Hal ini tersirat dari peristiwa Rasulullah ketika diberikan 2 minuman oleh malaikat jibril. Minuman pertama adalah susu dan minuman kedua berisi khamr, dan rasulullah memilih minuman susu.
  • isra’ mi’raj adalah sarana dalam memurnikan barisan dakwah.

Seperti diketahui, bahwa setelah rasulullah melaksanakan isra’ mi’raj, beliau mengumumkan didepan khalayak ramai, baik kaum muslim maupun kaum kafir, dan setelah diumumkan, maka terjadi beberapa sikap dari orang-orang yang hadir pada saat itu. Ada yang semakin kuat imannya, dan ada juga yang semakin tidak percaya dengan rasulullah

  • Peristiwa point 4) juga menyiratkan bahwa Rasulullah adalah seorang yang pemberani.

Itulah 5 point rahasia yang berhubungan langsung dengan isra’ mi’raj.

Tentunya banyak lagi rahasia yang sudah dipaparkan oleh banyak ustadz, mudah-mudahan 5 rahasia ini menjadi penambah khazanah pengetahuan kita.

Kemudian, masuk pada bahasan point 1. Rahasia isra’ mi’raj itu sendiri.

Menurut saya ini yang menarik. Karena ilmu itu pupuknya iman, dan iman itu buahnya adalah amal. Jadi jika kita sudah mengetahui kisah isra’ mi’raj sejak kecil, lalu apa amal yang kita lakukan setelah mendengar peristiwa isra’ mi’raj?

Ada orang yang punya ilmu, bertambah iman tapi tidak berbuah menjadi amal, maka ini belum menunjukkan kesempurnaan iman kita terhadap ilmu yang kita dapat.

Dan saya termasuk yang meyakini bahwa seluruh sirah nabawiyah yang hari ini kita dengar adalah bagian dari cara Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan inspirasi kebaikan untuk kita agar semakin dekat kepadaNya.

Coba kita lihat bersama-sama, bagaimana kejadian sebelum peristiwa isra’ mi’raj ini turun kepada Rasulullah, banyak cobaan yang menimpa kepada beliau, orang-orang terkasih beliau dipanggil oleh Allah. Di aspek ini saja, kita bisa lihat apakah kita pernah mengalami masa seperti ini? Tentunya tidak harus mirip, tidak harus ada yang meninggal, tapi ada peristiwa-peristiwa yang membuat kita sangat terpukul, hingga kita merasa sangat bersedih.

Ketika hal ini pernah kita alami, maka harusnya kita mengambil kisah isra’ mi’raj sebagai sarana untuk mendekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Itu aspek pertama.

Masuk pada aspek kedua. Apakah kita pernah menjalankan suatu perintah Allah, yang tidak pernah terpikir sebelumnya akan membawa kita kepada pengalaman yang tidak terlukiskan?

Sehingga ketika kita selesai melaksanakan perintah Allah tersebut, kemudian kita merasakan pengalaman yang sangaaaaaaat indah dan sontak kita cerita kepada orang, eeeeeeh ada yang percaya dan ada yang tidak. Pernah kan kita mengalami itu ? Jika pernah, maka berbahagialah anda, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memilih anda untuk dapat merasakan bagaimana seperti rasulullah.

Orang yang terinspirasi dengan kisah anda, bertambah keimanannya karena kisah anda, maka sesungguhnya pahala anda mengalir selama orang tersebut melaksanakan ibadah yang terinspirasi dari anda. Dan sebaliknya, jika ada yang tidak sependapat dengan pengalaman kita, bahkan mengejek, mencela, menghardik, maka kuatkanlah diri kita, bahwa Rasulullah pun pernah merasakan yang lebih dari yang kita rasakan.

Mudah-mudahan dengan melaksanakan rahasia isra’ mi’raj dalam kehidupan kita, maka dengan sendirinya, insyaAllah atmosfer setiap orang akan memandang positif terhadap setiap peristiwa yang akan mendekatkan dirinya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan jika sudah seperti ini, insyaAllah kesatuan umat bisa terwujud. Aamiin.

Pertanyaan dari 3 orang penanya :

  1. Amalan apa saja yang biasa dilakukan pada saat isra’ mi’raj? Dan apa saja kelebihan bulan rajab ini?

Ada banyak hadist yang menyebutkan keutamaan bulan rajab, diantaranya adalah Rasulullah tidak pernah terlihat banyak berpuasa selain Ramadhan, selain di bulan jarab. Ini sebagai isyarat bahwa 2 bulan sebelum Ramadhan, sesungguhnya Rasulullah sudah menyiapkan diri untuk meraih kesuksesan di bulan Ramadhan sehingga pada saat Ramadhan, Rasulullah sudah tancap gas, dan bukan pemanasan. Dan tidak ada amalan khusus dalam peristiwa isra’ mi’raj, kecuali mentadabburi peristiwanya.

 

  1. Apa saja yang dapat kita lakukan sebagai generasi milenial dalam melaksanakan amalan-amalan untuk kesatuan umat ini?

Bagi generasi milenial, yang suka dengan hal-hal instan dan cepat. Maka kita sangat berpeluang dalam menyebarkan nilai-nilai baik, dalam hal spesifik kekinian, meminimalisir hoax yang beredar di tengah masyarakat. Misal, kayaknya kalo ada pemuda sholeh itu cenderung radikal, maka ini harus dijawab sama generasi milenial. Ya kita gaul, tapi juga sholeh dan sholehah. Up to date. Kekinian. Dll.

Justru karena kita milenial inilah maka tangguung jawab kita semakin besar dalam mengokohkan kesatuan umat. Ingat, umat itu tidak hanya yang sholeh, tapi ada juga yang belum paham. Maka ini harus dirangkul juga. Bukan oleh orangtua, tapi oleh anak-anak muda.

  1. Berkaitan dengan isra’ mi’raj. Saya belum menemukan ada satupun dalil yang shahih yang menunjukkan isra’ mi’raj terjadi di bulan rajab (27 rajab) untuk itu kapan tepatnya peristiwa isra’ mi’raj terjadi?

Saya pun tidak mengetahui secara pasti tentang hal itu. Mungkin para ahli shiroh lebih tepat untuk menjawab tentang pertanyaan tersebu

Tapi menariknya, jangan sampai permasalahan tanggal terjadi isra’ mi’raj ini menjadi kita kurang yakin dengan peristiwa isra’ mi’raj.

Semoga ini menjadi bagian kesempurnaan iman kita tentang kebenaran peristiwa isra’ mi’raj. Wallahu’alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *